Senin, 10 Agustus 2015

45 Perilaku & Moral Sikap Dalam Pancasila

Berikut adalah salah satu tugas sekolah yang diberikan oleh guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan saya mengenai 45 perilaku dan moral sikap dalam Pancasila. Saya harap postingan ini dapat membantu teman-teman seperjuangan yang mendapat tugas serupa ataus sekedar memperluas wawasan.

Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketaqwaannya kpd Tuhan YME.
Contoh: Memeluk satu agama dan menjalankan norma agama tanpa memandang rendah pemeluk agama lain.
2) Bangsa Indonesia percaya kpd Tuhan YME sesuai agama dan kepercayaan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Contoh: Tdk melecehkan agama lain seperti membakar rumah ibadah, dll.
3) Menghormati dan menghargai setiap pemeluk agama agar tercipta kerukunan hidup antarumat beragama.
Contoh: Umat nonmuslim yg tdk makan scr terbuka ketika umat muslim berpuasa.
4) Membina kerukunan hidup antarumat beragama dan kepercayaan thd Tuhan YME.
Contoh: Saling membantu dlm pelaksanaan acara keagamaan.
5) Manusia bebas memilih agama yg akan di peluknya krn agama berhubungan lgs dengan Tuhan.
Contoh: Kebebasan beragama.
6) Saling menghormati kebebasan beribadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Contoh: Tdk meribut saat org lain beribadah.
7) Tdk memaksakan suatu agama thd orang lain krn kepercayaan bukanlah suatu paksaan.
Contoh: Memaksakan agama krn jumlah penganut.

Sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab
1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai harkat dan martabatnya.
Contoh: Menentang keras human trafficking (perdagangan manusia).
2) Mengakui persamaan derajat dan HAM, tanpa membedakan ras, kasta, gender, dll.
Contoh: Peluang kerja setiap individu sama tanpa perbedaan.
3) Saling menyayangi dan menghargai agar tercipta kerukunan.
Contoh: Berusaha utk tdk menyakiti hati org lain.
4) Saling toleransi dan tenggang rasa serta inhin berbaur.
Contoh: Kerja bakti.
5) Mengembangkan sikap tdk semena-mena thd orang lain.
Contoh: Atasan tdk boleh merendahkan bawahannya.
6) Menjunjung tinghi nilai kemanusiaan.
Contoh: Saling menghargai dan menghormati.
7) Gemar melakukan kegiataan kemanusiaan.
Contoh: Bakti sosial, dan bentuk kepedulian sosial lainnya.
8) Berani membela kebebaran dan keadilan.
Contoh: Bersedia mjd saksi atas sebuah kasus/insiden.
9) Menumbuhkan rasa kemanusiaan dlm diri masing-masing. Yakin bahwa kita sama dg manusia lainnya dan dpt berbuag sesuatu utk dunia.
Contoh:
10) Mengembangkan sikap hormat dan kerjasama.
Contoh: Tergabungnya Indonesia dlm anggota PBB.

Sila ketiga: Persatuan Indonesia
1) Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sbg kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Contoh: Tdk berpindah kewarganegaraan ketika negara sdg bermasalah.
2) Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
Contoh: ABRI yg di tempatkan di lokasi ancaman.
3) Mengembangkan rasa cinta kpd tanah air.
Contoh: Tdk menggunakan produk luar negeri dan menggunakan produk dalam negeri.
4) Mengembangkan sikap cinta tanah air.
Contoh: Menjaga kebersihan dan kelestarian Indonesia.
5) Memelihara ketertiban dunia yg berdasar kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Contoh: Relawan PBB yg dikirim utk menjaga perdamaian dunia.
6) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
Contoh: Tdk mendiskriminasi seseorang.
7) Bergaul dg siapa saja tanpa membeda-bedakan.
Contoh: Kodrat setiap manusia sama tanpa perbedaan ras, gender, agama, dll.

Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyarahan/perwakilan
1) WNI berkedudukan dan memiliki hak dan kewajiban yg sama.
Contoh: Peluang pendidikan dan pekerjaan setiap orang sama.
2) Tdk memaksakan kehendak thd orang lain.
Contoh: Penyuapan.
3) Mengutamakan musyawarah dlm mengambil keputusan utk kepentingan bersama.
Contoh: Perbedaan pendapat dpt disatukan dlm permusyawarahan.
4) Musyawarah utk mencapai mufakat dan saling menghargai pendapat.
Contoh: Perbedaan pendapat harus saling dihargai.
5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yg dicapai dlm musyawarah.
Contoh: Keputusan yg telah di ambil melalui musyawarah harus dihargai.
6) Menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah dg rasa tanggung jawab.
Contoh: Tdk boleh egois dan berusaha utk merusak keputusan yg telah di ambil karena ego semata.
7) Mengutamakan kepentingan bersama dlm permusyawarahan.
Contoh: Berpendapat yg dpt menguntungkan seluruh pihak, bukan pihak golongan.
8) Musyawarah dilakukan dg akal sehat dan sesuai dg hari nurani yg luhur.
Contoh: Pendapat dan keputusan dlm musyawarah tdk boleh didasarkan atas rasa benci dan dendam yg dpt merugikan.
9) Keputusan yg di ambil harus dpt di pertanggungjawabkan kpd Tuhan YME dan mengutamakan kepentingan bersama.
Contoh: Pengambilan keputusan harus dilalui dg jalan yg benar.
10) Memberi kepercayaan kpd wakil-wakil yg di percayai utk melaksanakan musyawarah.
Contoh: Wakil yg dipercaya utk musyawarah haruslah org yg jujur dan bijak.

Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
1) Mengembangkan perbuatan luhur yg mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan agar tercipta kerukunan dan keadilan.
Contoh: Tdk melakukan jalan pintas utk mencapai suatu tujuan krn dpt merugikan pihak lain.
2) Mengembangkan sikap adil thd sesama.
Contoh: Hukum yg hanya berlaku utk orang kecil.
3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Contoh: Di lalu lintas, kita berhak mendapatkan kenyamanan dlm berkendara namun tetap menaati peraturan lalu lintas.
4) Menghormati hak orang lain.
Contoh: Berkendara sesuka hati.
5) Suka memberi pertolongan kpd orang lain agar dpt berdiri sendiri.
Contoh: Memberi bantuan usaha mandiri.
6) Tdk menggunakan hak milik utk usaha yg bersifat pemerasan thd orang lain.
Contoh: Pemilik yg melakukan pemerasan biaya sewa yg tinggi tanpa memperhatikan kesejahteraan para penyewa.
7) Tdk menggunakan hak milik utk hal yg bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
Contoh: Korupsi.
8) Tdk menggunakan hak milik utk bertentangan dg atau merugikan kepentingan umum.
Contoh: Membangun pabrik dan mengalirkan limbahnya menuju perkampungan dan merugikan warga sekitar.
9) Suka bekerja keras,
Contoh: Gigih berusaha sekalipun selalu menemui kegagalan.
10) Menghargai hasil karya orang lain yg bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan berupa gambar ataupun musik.
Contoh: Tdk mengolok-olok hasil kerja keras orang lain.
11) Suka melakukan kegiatan dlm rangka mewujudkan kemajuan yg merata dan berkeadilan sosial.
Contoh: Memberikan bantuan kpd orang kecil.

Sumber: https://pakviksaja.wordpress.com/modul-pembelajaran/pengertian-dan-contoh-pengamalan-pancasila-melalui-45-butir-pancasila/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar